Senin, 21 Juni 2010

Melanjutkan Kisah di Meksiko dan Italia

Prediksi Meksiko vs Uruguay Bukan kali ini saja Inggris berada dalam kondisi "di tepi jurang". Sebelumnya pernah terjadi di Meksiko 1986 dan Italia 1990, di mana ketika itu St.George Cross mampu lolos dari lubang jarum.

Meksiko vs Uruguay Inggris berada dalam kondisi kritis. Steven Gerrard dkk berada di peringkat ketiga Grup C dengan poin dua, tertinggal empat angka dari Slovenia yang ada di puncak dan kalah produktif dari Amerika Serikat yang ada di peringkat kedua.

Hanya satu gol yang mampu dijaringkan pasukan Fabio Capello ke gawang lawan sejauh ini. Hanya kemenangan atas Slovenia yang bakal membawa Inggris lolos ke babak berikutnya.

Gerrard dkk. bisa berkaca pada pengalaman pendahulu mereka. Di Piala Dunia 1986 dan 1990, Inggris juga berda dalam situasi serupa yakni berada di tepi jurang. Tetapi tim Tiga Singa mampu melaju hingga perempatfinal (1986) dan semifinal (1990).

Cerita di Meksiko 1986 adalah sebagai berikut. Inggris gagal menang di dua partai awal, kalah 0-1 dari Portugal dan seri 0-0 dengan Maroko. Namun di partai terakhir Gary Lineker mengamuk dengan mencetak hattrick ke gawang Polandia untuk mengantar Inggris menang 3-0 dan melaju ke babak kedua.

Sementara di Italia 1990, dua hasil imbang mewarnai dua partai awal yang dijalani pemegang satu gelar juara dunia itu, masing-masing atas Republik Irlandia (1-1) dan Belanda (0-0). Gol tunggal Mark Wright ke gawang Mesir di partai terakhir membawa Inggris menang 1-0 dan lolos dari babak grup.

"Kondisi seperti ini merupakan tipikal Inggris di putaran final. Mereka punya kesempatan karena, tanpa mengurangi rasa hormat pada Slovenia, mereka merupakan tim yang bagus. Tapi itu bukan berarti mereka tak terkalahkan," ujar Chris Waddle seperti dilansir dari situs resmi FIFA.

Pesepakbola Inggris tahun 1985-1991 itu mengatkan bahwa masalah yang dialami negaranya saat ini adalah soal tekanan. Memang, Inggris merupakan salah satu kesebelasan yang banyak dijagokan bakal meraih titel di Afrika Selatan kali ini.

"Pemain kami tampak seperti merasakan tekanan dan mereka harus rileks. Apa pun kondisinya, mereka harus tampil maksimal di lapangan, tampil seperti layaknya ketika memperkuat klub, dan rileks," tuntas Waddle.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar